Kronologi Evolusi Legasi Kartini
Publikasi Door Duisternis Tot Licht oleh J.H. Abendanon menjadi katalisator emansipasi.
Berdirinya Kartinifonds & Sekolah Kartini pertama di Semarang.
Pameran De Vrouw Amsterdam & Semarang. Sekolah menyebar ke 6 kota besar.
Subsidi dihentikan. Peran pribumi semakin kuat setelah Sumpah Pemuda 1928.
Puncak euforia di Den Haag • 1.499 murid pada 1937
Murid 1913
Murid 1937
Pendidikan maju, tapi tetap membatasi perempuan dalam peran rumah tangga.
Pahlawan Indonesia, tapi juga ikon sukses Politik Etis Belanda.
Hanya surat Kartini yang dipublikasikan. Surat Roekmini & Kardinah disembunyikan.
Berikan beasiswa atau komitmen bulanan untuk anak perempuan di desa.
Bagikan cerita ini ke generasi muda.